Kamis, 17 Sep 2026
x wownusantara


Persija Tak Bisa Gunakan GBK Lawan Java United,Macan Kemayoran Harus Cari Kandang Alternatif

waktu baca 5 menit
Rabu, 16 Sep 2026 14:55 5 Singgih Wibowo

Wownusantara.com, Jakarta – Persija Jakarta menghadapi persoalan venue jelang laga melawan Java United dalam lanjutan pekan ke tiga BRI Super League sabtu tanggal 19/09/2026.Macan Kemayoran tidak dapat menggunakan GBK Jakarta,karna stadion harus menjalani masa sterillisasi dan pemulihan lapangan menjelang penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

Ketua umum PSSI Erick Thohir memastikan SUGBK tidak lagi digunakan untuk pertandingan setelah laga Persija melawan Persib sabtu 12/09/2026.Keputusan tersebut di ambil untuk memberikan waktu untuk pemulihan rumput stadion GBK.Situasi tersebut membuat Persija harus mencari kandang alternativ untuk menjamu Java United.Sampai hari ini Persija belum memberikan konfirmasi dimana laga tersebut di gelar.

FIFA ASEAN Cup Membuat GBK Harus Dipersiapkan
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu agenda sepak bola internasional yang membuat SUGBK harus dipersiapkan secara khusus.Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia menjadi salah satu tuan rumah untuk Divisi 1.

Tim nasional Indonesia berada di Grub A bersama Bangladesh,Malaysia dan Singapura dan akan bertanding di stadion GBK

Sementara Grub B berisi Vietnam,Pakistan,Thailand danFilipina yang akan menggelar pertandingan di Bandung di stadion Jalak Harupat.

Artinya, SUGBK bukan hanya harus siap dari sisi bangunan dan fasilitas pertandingan, tetapi juga membutuhkan kondisi lapangan yang optimal.
Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa stadion perlu memiliki masa pemulihan sebelum kembali digunakan.

Persija Kembali Berpotensi Menjadi Tim Musafir
Kondisi tersebut juga mengingatkan pada persoalan yang beberapa kali dialami Persija dalam beberapa musim terakhir.
Ketika tidak dapat menggunakan stadion utama di Jakarta, Persija beberapa kali harus memainkan pertandingan kandang di luar Jakarta.

Sejumlah stadion yang pernah menjadi lokasi pertandingan kandang Persija antara lain Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi, Stadion Manahan di Solo, Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali

Jika Persija kembali harus meninggalkan Jakarta untuk menghadapi Java United, situasi tersebut tentu menjadi perhatian tersendiri.
Pasalnya, status sebagai tim tuan rumah tidak selalu berarti pertandingan dimainkan di stadion yang paling dekat dengan basis suporter.


Bagi Persija, keberadaan Jakmania merupakan salah satu faktor penting dalam atmosfer pertandingan.
Ketika pertandingan digelar di Jakarta, akses bagi suporter tentu relatif lebih mudah dibandingkan apabila pertandingan harus dipindahkan ke kota lain.
Karena itu, penentuan stadion pengganti menjadi sesuatu yang dinantikan.

Stadion Alternatif Belum Diumumkan


Sampai pertengahan September 2026, Persija belum mengumumkan stadion yang akan digunakan untuk pertandingan kontra Java United.


Sejumlah laporan menyebut Macan Kemayoran masih harus mencari stadion alternatif setelah SUGBK dipastikan tidak dapat digunakan. Kondisi ini membuat perhatian publik tidak hanya tertuju kepada pertandingan, tetapi juga kepada venue.
Semakin dekat pertandingan, semakin penting kepastian stadion bagi berbagai pihak.


Bagi klub, venue dibutuhkan untuk menyiapkan operasional pertandingan.
Bagi suporter, informasi stadion menjadi dasar untuk menentukan perjalanan, membeli tiket, serta mempersiapkan akses menuju lokasi pertandingan.
Sementara bagi pihak keamanan, venue menjadi bagian penting dalam penyusunan pengamanan pertandingan.


Java United Tetap Dijadwalkan Bertandang


Di sisi lain, Java United tetap dijadwalkan bertandang menghadapi Persija.


Dalam informasi yang tercantum di laman resmi Java United FC, pertandingan melawan Persija dijadwalkan pada Sabtu, 19 September dengan kick-off pukul 19.00 WIB. Laman klub juga masih mencantumkan Gelora Bung Karno sebagai venue dalam jadwal yang tersedia.


Informasi tersebut menunjukkan bahwa perubahan venue belum sepenuhnya tercermin dalam semua kanal jadwal.
Hal ini wajar terjadi ketika perubahan stadion masih dalam proses penetapan dan administrasi.
Karena itu, suporter sebaiknya menunggu pengumuman resmi Persija dan pihak penyelenggara sebelum menentukan rencana perjalanan atau pembelian tiket yang berkaitan dengan lokasi pertandingan.

Pertemuan Persija dan Java United Bukan Pertandingan Baru

Pertandingan Persija melawan Java United juga memiliki catatan pertemuan sebelumnya.

Data I.League menunjukkan kedua tim telah beberapa kali bertemu.

Pada 23 Agustus 2025, Persija bermain imbang 1-1 melawan Java United di Jakarta International Stadium.

Pertandingan tersebut mencatatkan jumlah penonton sebanyak 22.195 Kedua tim kemudian kembali bertemu pada 24 Februari 2026 di Kie Raha.

Dalam pertandingan tersebut, Persija menang dengan skor 3-2 atas Java United.

Data I.League juga mencatat beberapa pertemuan sebelumnya, termasuk pertandingan pada 23 Mei 2025 yang berakhir 0-0 serta pertemuan 28 Desember 2024 yang dimenangi Persija 1-0.

Catatan tersebut membuat pertandingan 19 September memiliki konteks tersendiri bagi kedua klub.

Namun, hasil pertandingan sebelumnya tidak dapat dijadikan jaminan terhadap hasil pertandingan berikutnya.

Persija Datang dengan Modal Kemenangan atas Persib

Persija memasuki pekan ketiga dengan modal positif setelah mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.

Kemenangan tersebut diraih di hadapan pendukung sendiri dalam pertandingan yang berlangsung pada 12 September.

Hasil tersebut membuat perhatian terhadap Persija meningkat menjelang pertandingan melawan Java United.

Namun, perubahan stadion menghadirkan situasi yang berbeda.

Persija harus memastikan persiapan tim tidak terganggu oleh perubahan lokasi pertandingan.

Stadion memiliki karakteristik berbeda-beda.

Ukuran lapangan, kualitas rumput, kondisi ruang ganti, atmosfer tribun, jarak perjalanan, hingga pola pemanasan dapat berbeda dari satu stadion ke stadion lainnya.

Karena itu, perpindahan venue dapat menjadi bagian dari persiapan teknis yang harus diperhitungkan oleh tim.

Faktor Suporter Menjadi Perhatian

Bagi Persija, perubahan venue juga tidak terlepas dari persoalan suporter.

Jakmania selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dari atmosfer pertandingan Persija.

SUGBK memiliki kapasitas besar dan menjadi salah satu stadion yang sangat identik dengan pertandingan Persija.

Ketika pertandingan dipindahkan, pertanyaan mengenai kapasitas stadion alternatif otomatis muncul.

Jakmania Menunggu Kepastian
Bagi Jakmania, kabar Persija tidak dapat menggunakan GBK tentu menjadi perhatian.
SUGBK bukan sekadar stadion bagi pertandingan Persija.


Stadion tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu tempat penting bagi pendukung Macan Kemayoran.
Atmosfer pertandingan di SUGBK menjadi bagian dari pengalaman menonton Persija.


Ketika pertandingan dipindahkan, sebagian suporter tentu perlu menyesuaikan rencana.
Namun, sampai venue resmi diumumkan, berbagai informasi mengenai stadion pengganti sebaiknya tidak dianggap sebagai keputusan final.
Persija dan penyelenggara perlu memberikan informasi melalui kanal resmi.

LAINNYA
x wownusantara