Minggu, 18 Okt 2026
x wownusantara


Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Ungkap Kunci Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

waktu baca 8 menit
Selasa, 29 Sep 2026 23:58 33 Singgih Wibowo

Wownusantara.com,Jakarta – Timnas Indonesia bersiap menghadapi Singapura pada pertandingan perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman menegaskan skuad Garuda membidik kemenangan sekaligus meminta para pemain kembali menunjukkan identitas permainan yang telah dibangun dalam beberapa agenda sebelumnya.

Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka perjalanan Indonesia di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Jelang pertandingan, John Herdman bersama kapten Kevin Diks hadir dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026). Berbagai hal dibahas, mulai dari target Indonesia, kondisi skuad, persiapan taktik, hingga karakter permainan Singapura.

Pertandingan ini menjadi perhatian karena Indonesia berstatus sebagai tuan rumah Divisi 1. Selain Singapura, Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia dan Bangladesh. Format fase grup menggunakan sistem satu putaran, sehingga setiap pertandingan memiliki arti penting bagi posisi akhir klasemen.

John Herdman Targetkan Tiga Poin

John Herdman tidak menyembunyikan target Indonesia dalam pertandingan melawan Singapura. Pelatih asal Inggris tersebut ingin skuad Garuda memulai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan.

Menurut Herdman, persiapan tim tidak berhenti pada upaya mengembalikan pola permainan. Setelah para pemain kembali berkumpul dari klub masing-masing, tim pelatih berusaha menyatukan kembali identitas permainan Indonesia.

Setelah fondasi tersebut terbentuk, langkah berikutnya adalah mencari cara untuk memenangkan pertandingan.

Herdman menyebut tiga poin sebagai hal penting dalam sepak bola turnamen. Karena itu, Indonesia tidak ingin hanya mengandalkan penampilan bagus tanpa mendapatkan hasil yang sesuai target.

Target tersebut semakin penting karena pertandingan berlangsung di kandang sendiri. Dukungan suporter di SUGBK diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain.

Namun, keuntungan sebagai tuan rumah juga membawa ekspektasi. Herdman harus memastikan para pemain tidak terbebani tekanan untuk menang dan tetap menjalankan rencana permainan yang telah dipersiapkan.

Identitas Permainan Indonesia Jadi Fokus

Salah satu pembahasan utama menjelang Indonesia vs Singapura adalah mengenai identitas permainan.

Herdman sebelumnya mengatakan bahwa langkah awal setelah berkumpulnya para pemain adalah mengembalikan gaya permainan yang telah berjalan dalam sejumlah laga kandang pada Maret dan Juni.

Menurut Herdman, pemain harus kembali memahami prinsip permainan tim, termasuk bagaimana membangun serangan, bertahan, melakukan transisi, serta menjaga struktur ketika kehilangan bola.

Hal tersebut menjadi penting karena pemain Timnas Indonesia berasal dari berbagai klub dan kompetisi. Mereka memiliki rutinitas serta pola permainan berbeda ketika memperkuat klub.

Ketika bergabung dengan tim nasional, semua pemain harus kembali menyesuaikan diri dengan sistem yang diterapkan pelatih.

Herdman kemudian harus memastikan proses tersebut berjalan cepat karena Indonesia langsung menghadapi pertandingan kompetitif.

Singapura bukan lawan yang ingin memberikan ruang terlalu mudah kepada pemain Indonesia. Karena itu, kemampuan Garuda menjalankan sistem permainan akan menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan.

John Herdman Waspadai Disiplin Taktik Singapura

Herdman memberikan perhatian khusus terhadap organisasi permainan Singapura.

Menurutnya, The Lions memiliki kedisiplinan taktik yang tinggi. Penilaian tersebut muncul dari pengalaman pertemuan kedua tim sebelumnya.

“Pelajaran terbesar dari pertandingan melawan Singapura itu adalah Singapura merupakan tim yang sangat tangguh, mereka memiliki kedisiplinan yang tinggi secara taktik,” kata Herdman dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2026).

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa Indonesia tidak boleh menganggap pertandingan pembuka sebagai laga yang mudah.

Singapura diperkirakan akan menjaga struktur pertahanan dan berusaha membuat Indonesia kesulitan menemukan ruang di area berbahaya.

Dalam kondisi seperti itu, pemain Indonesia membutuhkan kesabaran.

Sirkulasi bola harus dilakukan secara efektif untuk menarik pemain lawan keluar dari posisinya. Setelah ruang terbuka, pemain Garuda harus mampu memanfaatkannya dengan cepat.

Selain serangan, Indonesia juga harus memperhatikan transisi bertahan. Kehilangan bola di area tengah atau sepertiga akhir lapangan dapat memberikan kesempatan bagi Singapura untuk melakukan serangan balik.

Skuad Indonesia dalam Kondisi Sehat

Dalam konferensi pers, Herdman juga memberikan informasi mengenai kondisi pemain.

Ia memastikan seluruh pemain yang tersedia dalam skuad berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas masing-masing.

“Kami memiliki skuad lengkap yang tersedia dan semuanya dalam kondisi sehat,” kata Herdman.

Kabar tersebut memberikan keleluasaan bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi pemain.

Meski demikian, terdapat perubahan dalam skuad Indonesia sebelum turnamen. Dony Tri Pamungkas tidak dapat memperkuat tim karena masih menjalani pemulihan cedera, sedangkan Yakob Sayuri mengalami sakit. Keduanya kemudian digantikan Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama.

Herdman juga menjelaskan keputusan tidak memanggil sejumlah pemain Persib Bandung, termasuk Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra.

Menurut Herdman, keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan profil pemain dan kecocokan dengan komposisi tim untuk turnamen, bukan persoalan komitmen atau sikap pemain.

Penjelasan itu memperlihatkan bahwa pemilihan pemain dilakukan berdasarkan kebutuhan taktik yang ingin diterapkan oleh tim pelatih.

Kevin Diks Bicara Mental Pemain

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks juga menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers.

Sebagai salah satu pemain berpengalaman dalam skuad, Diks menekankan pentingnya menjaga fokus selama pertandingan.

Menurutnya, kesalahan merupakan bagian dari pertandingan sepak bola. Karena itu, pemain tidak boleh terlalu lama memikirkan kesalahan yang baru saja terjadi.

Jika seorang pemain melakukan kesalahan dalam melakukan operan, misalnya, ia harus segera kembali berkonsentrasi dan memikirkan situasi berikutnya.

Pesan tersebut menjadi penting ketika Indonesia menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Satu kesalahan tidak boleh membuat konsentrasi tim menurun. Para pemain harus mampu menjaga komunikasi dan tetap menjalankan tugas sesuai sistem.

Diks juga akan menjadi salah satu figur penting di lini belakang Indonesia. Pengalaman dan ketenangannya diharapkan membantu koordinasi pertahanan ketika menghadapi serangan Singapura.

Indonesia Tidak Boleh Terburu-buru

Karakter permainan Singapura yang disiplin membuat Indonesia harus menghindari permainan terburu-buru.

Ketika lawan bertahan dengan struktur yang rapat, pemain Indonesia harus mampu mencari alternatif untuk membuka pertahanan.

Permainan dari sisi sayap, kombinasi antarpemain di lini tengah, serta pergerakan tanpa bola dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang.

Indonesia juga memiliki sejumlah pemain yang bermain di kompetisi luar negeri. FIFA mencatat nama-nama seperti Maarten Paes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan sejumlah pemain lainnya masuk dalam skuad Indonesia untuk turnamen ini.

Kehadiran pemain dengan pengalaman berbeda memberikan pilihan kepada Herdman.

Namun, kualitas individu tetap harus disatukan dalam sistem permainan kolektif.

Pertandingan Indonesia vs Singapura pada akhirnya akan menjadi ujian apakah kombinasi tersebut dapat berjalan efektif di lapangan.

Adu Strategi di Lini Tengah

Salah satu area yang berpotensi menjadi perhatian adalah lini tengah.

Thom Haye dengan Song Uiyoung sebagai salah satu pertarungan kunci dalam pertandingan Indonesia melawan Singapura. Haye diharapkan berperan mengatur tempo permainan Indonesia, sedangkan Song memiliki kemampuan melakukan pergerakan berbahaya dari lini kedua.

Artinya, kontrol lini tengah dapat memengaruhi jalannya pertandingan.

Indonesia membutuhkan pemain yang mampu menjaga penguasaan bola sekaligus mempercepat permainan ketika ruang terbuka.

Di sisi lain, Singapura tentu akan berusaha mengganggu distribusi bola Indonesia.

Jika Indonesia mampu menguasai area tengah, peluang untuk mengembangkan serangan akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika kehilangan kontrol, Singapura dapat memanfaatkan transisi untuk memberikan tekanan kepada pertahanan Garuda.

Singapura Punya Pemain Berpengalaman

Singapura yang memiliki sejumlah pemain berpengalaman.

Kapten Hariss Harun menjadi salah satu nama yang menjadi perhatian, sementara Ilhan Fandi diproyeksikan menjadi salah satu ancaman di lini depan The Lions.

Situasi tersebut membuat Indonesia harus tetap menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Pertahanan tidak boleh hanya fokus kepada satu pemain. Koordinasi antarlini diperlukan untuk mengantisipasi pergerakan penyerang Singapura.

Herdman sendiri sudah memberikan peringatan mengenai kedisiplinan taktik Singapura. Karena itu, para pemain Indonesia harus siap menghadapi pertandingan yang mungkin tidak selalu berlangsung terbuka..

SUGBK diperkirakan menghadirkan atmosfer yang kuat.

Dukungan suporter dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Indonesia. Namun, Herdman tetap membutuhkan pemain untuk menjaga ketenangan.

Tekanan dari tribun harus diterjemahkan menjadi energi positif, bukan menjadi alasan pemain terburu-buru ketika menghadapi situasi sulit.

Bagi pemain, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan tim di bawah arahan Herdman.

FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana kompetisi tersebut. Turnamen berlangsung 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Sebanyak 14 negara ambil bagian dalam turnamen, dengan Divisi 1 diikuti delapan tim dan digelar di Indonesia. Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

Herdman melihat turnamen ini sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk mengejar trofi.

“Ini adalah kesempatan besar bagi Indonesia untuk bertanding di kandang sendiri,” kata Herdman dalam konferensi pers. Ia juga menyebut adanya kesempatan bagi Indonesia untuk mengangkat trofi dalam turnamen tersebut.

Namun, sebelum berbicara mengenai trofi, Indonesia harus terlebih dahulu melewati pertandingan pertama.

Singapura menjadi lawan yang harus dihadapi sebelum Garuda memikirkan pertandingan berikutnya.

Tantangan Pertama John Herdman

Indonesia vs Singapura juga menjadi salah satu pertandingan penting dalam perjalanan John Herdman bersama Timnas Indonesia.

Pelatih asal Inggris tersebut mendapatkan kesempatan untuk menerapkan filosofi dan identitas permainan yang ingin dibangun bersama skuad Garuda.

Turnamen ini memberikan ruang bagi Herdman untuk menguji berbagai aspek tim dalam pertandingan kompetitif.

Mulai dari organisasi pertahanan, pressing, transisi, distribusi bola hingga efektivitas penyelesaian akhir.

Namun, Herdman juga harus mengelola ekspektasi karena Indonesia bermain di kandang sendiri.

Target kemenangan sudah disampaikan secara terbuka. Sekarang, tantangannya adalah menerjemahkan target tersebut menjadi performa di lapangan.

Pertandingan yang Menuntut Konsentrasi 90 Menit

Indonesia perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Jika Singapura bermain disiplin, kesabaran akan menjadi salah satu kunci. Indonesia harus mampu mengontrol tempo tanpa kehilangan agresivitas.

Sebaliknya, ketika mendapatkan peluang, pemain Garuda harus mampu memanfaatkannya.

Pertandingan pembuka turnamen sering kali menghadirkan tekanan tersendiri. Pemain ingin memberikan awal yang positif, tetapi keinginan tersebut harus tetap diimbangi dengan pengambilan keputusan yang tenang.

LAINNYA
x wownusantara