Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing global melalui pemberian beasiswa kepada atlet berprestasi. Foto : STIAMI Wownusantara.com, Jakarta – Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing global melalui pemberian beasiswa kepada atlet berprestasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Grand SIIAP (STIAMI Institute Intellectual Achievement Program) 2026 yang digelar di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Program beasiswa ini disiapkan untuk memberikan ruang kepada generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mempertahankan prestasinya dalam bidang olahraga. Institut STIAMI menilai potensi akademik dan nonakademik harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.
Prestasi olahraga juga tidak hanya diukur dari kemenangan atau raihan medali. Di baliknya terdapat proses panjang yang membutuhkan disiplin, kerja keras, konsistensi, keberanian, dan kemampuan bangkit dari kegagalan.

Karakter tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda dalam menghadapi perkuliahan maupun persaingan dunia kerja. Karena itu, Institut STIAMI berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung mahasiswa mengembangkan prestasi secara seimbang.
Grand SIIAP 2026 yang bertema “Membangun Generasi Unggul, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Saing Global untuk Masa Depan yang Lebih Baik” turut menghadirkan talk show “Yang Muda Yang Berkarier Global”.

Dipandu Ria Alifah, S.I.Kom., M.I.Kom., sesi tersebut mempertemukan mahasiswa baru dengan sejumlah sosok inspiratif dari kalangan mahasiswa dan atlet.
Yenni Rahma Anggraeni membagikan pengalamannya menjalani program magang di Jepang. Atlet panahan Diniar Anggietrielakso juga hadir membawa semangat untuk terus berprestasi melalui olahraga.
Sementara itu, Ilham Azrofi, mahasiswa Manajemen Komunikasi, menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat berkembang dalam bidang kewirausahaan. Bersama kelompoknya, ia membangun bisnis UMKM, memenangkan pendanaan P2MW, serta meraih gelar Juara Nasional KMI Expo 2025.
Talk show tersebut juga menghadirkan Nurhayati, mahasiswa D3 Administrasi Bisnis yang aktif sebagai juri Muaythai Jakarta Utara dan atlet nasional. Adapun Arul Ifansyah merupakan mahasiswa D3 Perpajakan yang menekuni sepak bola dan pernah menjadi Juara Piala Menpora U-16.
Beragam pencapaian tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru bahwa pendidikan tidak membatasi seseorang untuk mengembangkan bakat. Sebaliknya, dunia akademik dan olahraga dapat saling mendukung dalam membentuk generasi muda yang tangguh.
Rektor Institut STIAMI, Prof. Dr. Sylviana Murni, SH., MH., turut memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa baru. Masa perkuliahan diharapkan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat karakter, menggali potensi, dan memperluas jejaring.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, sebagai keynote speaker. Kehadirannya memberikan wawasan mengenai kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja dan peluang membangun karier internasional.
Materi Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Tenaga Profesional LEMHANAS, Dr. Dadang Solihin, SE., MA. Sesi tersebut menekankan pentingnya nilai kebangsaan dan kontribusi anak muda dalam pembangunan Indonesia.
Grand SIIAP 2026 juga menghadirkan founder ALODOKTER, Suci Arumsari, S.AB., bersama CEO Dicka Care, Dicka Tegarisnandi, S.AB., MA. Talk show itu dimoderatori Direktur BELMAWA Institut STIAMI, Irfan Setiawan, S.AB., MA.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pengukuhan mahasiswa baru oleh Senat Institut STIAMI. Acara dilanjutkan dengan pemakaian jas almamater serta pembacaan dan penandatanganan berita acara Pakta Integritas.
Melalui program beasiswa tersebut, Institut STIAMI berharap lebih banyak atlet muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan. Mereka diharapkan mampu mencatatkan prestasi nasional dan internasional sekaligus tumbuh menjadi generasi berintegritas yang siap menghadapi persaingan global.(sg)