Sabtu, 01 Agu 2026
x wownusantara

Juara Piala Bela Negara 2026 Akan Melaju ke Putaran Nasional di Stadion Pakansari

waktu baca 4 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 06:44 23 Redaksi

Wownusantara.com, JAKARTA — Piala Bela Negara 2026 menjadi langkah awal bagi para pesepak bola usia muda untuk bersaing di tingkat nasional. Tim terbaik dari festival sepak bola kategori U-10 dan U-12 tersebut nantinya akan dipertemukan dengan para juara dari 14 operator sepak bola yang tergabung dalam Asosiasi Pembina Sepak Bola Usia Muda Seluruh Indonesia atau APSUMSI.

Festival Piala Bela Negara 2026 resmi dibuka di Sport Centre Yayasan Minhaajurosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu, 25 Juli 2026. Pertandingan babak penyisihan telah berlangsung sejak Jumat, 24 Juli 2026, sedangkan partai final dijadwalkan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026.

Ketua Umum APSUMSI, H. Agus Riyanto, mengatakan Piala Bela Negara 2026 merupakan tahap awal dari rangkaian kompetisi sepak bola usia muda yang lebih besar.

“Piala Bela Negara 2026 ini baru permulaan. Nantinya, juara dari turnamen ini akan dipertemukan dengan juara dari 14 operator sepak bola yang tergabung dalam APSUMSI untuk memperebutkan gelar juara Piala Bela Negara tingkat nasional,” ujar Agus.

Putaran nasional Piala Bela Negara direncanakan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 12–13 Desember 2026. Penyelenggara berharap agenda tersebut dapat dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menurut Agus, kompetisi berjenjang diperlukan untuk memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas kepada pemain usia muda. Melalui pertandingan melawan tim-tim dari berbagai daerah, para pemain dapat mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan mental, teknik, pemahaman taktik, dan rasa percaya diri.

Piala Bela Negara 2026 diikuti oleh 56 klub dan Sekolah Sepak Bola atau SSB dari 20 provinsi di Indonesia. Kategori U-10 diikuti oleh 32 tim, sedangkan kategori U-12 diikuti oleh 24 tim.

Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme klub dan SSB dalam mengikuti kompetisi usia muda berskala nasional. Turnamen tersebut juga menjadi tempat bertemunya pemain, pelatih, dan pembina sepak bola dari berbagai daerah dengan karakter serta pola pembinaan yang berbeda.

Agus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Sepak Bola Generasi Indonesia atau FORSGI, menjelaskan bahwa Piala Bela Negara tidak hanya bertujuan mencari tim juara.

Festival tersebut juga menjadi sarana untuk menjaring pemain-pemain muda berbakat yang berpotensi dikembangkan menjadi atlet profesional pada masa mendatang.

“Ajang ini bertujuan untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air,” katanya.

Kategori U-10 dan U-12 dinilai sebagai kelompok usia penting dalam pembentukan kemampuan dasar seorang pesepak bola. Pada fase tersebut, pemain mulai mengembangkan teknik dasar, koordinasi, pemahaman permainan, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

Melalui kompetisi yang tertata, pemain muda juga belajar menghadapi kemenangan dan kekalahan secara sportif. Mereka dituntut untuk menghormati lawan, mematuhi peraturan, mendengarkan arahan pelatih, dan menjaga kekompakan tim.

Namun demikian, para pelatih dan pembina diharapkan tidak hanya mengejar hasil akhir pertandingan. Perkembangan kemampuan, kenyamanan anak saat bermain, proses pembelajaran, serta pembentukan karakter tetap harus menjadi prioritas dalam pembinaan sepak bola usia muda.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letjen TNI Gabriel Lema, menegaskan bahwa pembinaan generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama.

“Pembinaan usia muda wajib kita lakukan bersama melalui agenda seperti ini. Mari kita sukseskan kegiatan ini karena dari sekarang kita turut menentukan masa depan generasi muda agar menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Pembukaan Piala Bela Negara 2026 juga dihadiri anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Dewan Pembina Garudayaksa FC Fary Djemy Francis, serta Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Budi Ariyanto Muslim.

Selain itu, hadir pula perwakilan PSSI, Asprov dan Askot PSSI DKI Jakarta, legenda sepak bola nasional, artis Indonesia, serta para ketua operator sepak bola.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang terarah, konsisten, dan berkelanjutan.

Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan pencak silat IPSI Persinas ASAD serta pertunjukan drumband Universitas Pertahanan Republik Indonesia atau UNHAN RI.

Pertunjukan tersebut memperkuat pesan bahwa Piala Bela Negara bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk menanamkan keberanian, kedisiplinan, sportivitas, persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Melalui rangkaian kompetisi hingga putaran nasional, Piala Bela Negara diharapkan dapat menjadi jalur pembinaan yang mampu melahirkan calon-calon pemain masa depan untuk memperkuat sepak bola Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (sat)

LAINNYA
x wownusantara