Sabtu, 17 Okt 2026
x wownusantara


Garuda Sikat Singapura 2-0 di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

waktu baca 6 menit
Selasa, 29 Sep 2026 23:57 29 Singgih Wibowo

Wownusantara.com, JAKARTA – Timnas Indonesia mengawali perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif. Skuad Garuda berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 dalam pertandingan Grup A Divisi 1 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada babak pertama dan Ole Romeny melalui tendangan penalti pada babak kedua. Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengantongi tiga poin pada pertandingan perdana turnamen.

Hasil ini sekaligus menjadi modal penting bagi skuad asuhan John Herdman sebelum menghadapi pertandingan berikutnya melawan Malaysia. Indonesia selanjutnya dijadwalkan bertemu Harimau Malaya pada 28 September 2026 di SUGBK.

Indonesia Langsung Menekan Sejak Awal

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Indonesia mencoba mengambil kendali permainan sejak menit pertama. Dukungan suporter di SUGBK membuat skuad Garuda tampil agresif dan berusaha menciptakan peluang melalui penguasaan bola serta serangan dari kedua sisi lapangan.

Singapura mencoba meredam tekanan dengan menjaga kerapatan lini pertahanan. Tim tamu tidak ingin memberikan ruang kepada para pemain Indonesia untuk mengembangkan permainan di area pertahanan mereka.

Namun, tekanan Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-13.

Ragnar Oratmangoen berhasil membawa Indonesia unggul 1-0. Berawal dari pergerakan Ole dari lini tengah dan berhasil ,meberikan umpan kepada Luke Vikery,Umpan silang Luke Vikery ke dalam kotak pinalti Singapura mampu di manfaatkan dengan baik oleh Ragnar Oratmangoen untak menjadi gol.Gol tersebut menjadi pembuka keunggulan Garuda sekaligus memberikan energi tambahan bagi tim tuan rumah.

Setelah unggul, Indonesia tetap berusaha mempertahankan intensitas serangan. Singapura tidak hanya bertahan, tetapi juga beberapa kali berusaha keluar dari tekanan melalui serangan balik.

Indonesia sendiri mengandalkan seranga lewat sisi sayap,Luke Vikery dan Dean James beberapa kali merepotkan pertahanan Singapura,bahkan squad Garuda hampir menggandakan ke unggulan pada menit ke 15 umpan silang Luke Vikery gagal di maximalkan Dean James.

Indonesia sendiri mencoba mengontrol tempo pertandingan. Keunggulan satu gol membuat skuad Garuda tidak perlu terburu-buru dalam membangun serangan..

Meski demikian, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir.

Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Keunggulan tersebut menjadi modal bagi Indonesia untuk memasuki babak kedua dengan kondisi yang lebih menguntungkan.

Singapura Berusaha Bangkit

Memasuki babak kedua, Singapura mencoba meningkatkan tekanan. Mereka membutuhkan gol untuk menyamakan kedudukan sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

Singapura mendaptkan peluang pertamanya melalui Song Ui-Young,pemain yang baru dimasukan di babak ke dua ini mampu melepaskan tembakan ke gawang Martin Paes.

Indonesia sendiri tetap berusaha menambah gol,namun rapatnya pertahanan Singapura membuat Indonesia gagal menambah jumlah gol.

Indonesia membutuhkan gol tambahan untuk memperlebar jarak, sedangkan Singapura berusaha menciptakan momentum untuk menyamakan kedudukan.

Singapura Kehilangan Satu Pemain

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-70.

Singapura harus bermain dengan 10 pemain setelah Muhammad Safuwan Baharudin mendapat kartu merah. Awalnya, pemain tersebut menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny.

Namun, setelah wasit melakukan peninjauan melalui VAR, keputusan tersebut berubah menjadi kartu merah. Wasit menilai pelanggaran tersebut menggagalkan peluang bersih untuk mencetak gol.

Tom Haye yang baru masuk menggantikan Ragnar Oratmangoen mengambil tendangan bebas di depan kotak pinalti singapura,namun tendangan bebas Haye mengenai tangan pemain Singapura,wasit pun langsung memberikan pinalti untuk Indonesia

Ole Romeny mendapat kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti. Penyerang Indonesia tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor menjadi 2-0.

Gol Ole Romeny membuat posisi Indonesia semakin nyaman.

Dengan keunggulan dua gol dan jumlah pemain yang lebih banyak, Indonesia berada dalam situasi yang sangat menguntungkan pada sisa pertandingan.

Singapura masih mencoba bertahan dan mencari kesempatan memperkecil ketertinggalan. Namun, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan selesai.

Peluit panjang kemudian memastikan kemenangan 2-0 bagi Garuda.

Indonesia Raih Tiga Poin

Kemenangan atas Singapura membuat Indonesia langsung mengamankan tiga poin dalam pertandingan pertama Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut data FIFA, Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A setelah pertandingan tersebut. Malaysia berada di posisi teratas setelah sebelumnya mengalahkan Bangladesh dengan skor 3-0. Singapura berada di posisi ketiga tanpa poin.

Hasil tersebut membuat persaingan Grup A mulai menarik sejak pertandingan pertama.

Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh masih memiliki pertandingan berikutnya sehingga posisi klasemen dapat berubah.

Format fase grup Divisi 1 menggunakan sistem satu putaran. Setiap tim menghadapi tiga lawan di grupnya. Juara Grup A dan Grup B akan melaju ke final Divisi 1, sementara runner-up masing-masing grup akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.

John Herdman Punya Waktu Singkat Persiapkan Tim

Kemenangan atas Singapura memberikan modal positif bagi John Herdman dan timnya.

Namun, perjalanan Indonesia di fase grup belum selesai. Jadwal yang padat membuat skuad Garuda harus segera melakukan persiapan untuk pertandingan berikutnya.

Indonesia akan menghadapi Malaysia pada Senin, 28 September 2026. Pertandingan tersebut kembali dimainkan di SUGBK. Setelah itu, Indonesia menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober 2026.

Artinya, Indonesia hanya memiliki waktu beberapa hari untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Malaysia.

Pertandingan melawan Malaysia juga memiliki arti penting dalam persaingan Grup A karena kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan.

Malaysia sebelumnya mengalahkan Bangladesh 3-0. Sementara Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas Singapura.

Pertemuan kedua tim berpotensi menjadi salah satu pertandingan penting dalam menentukan persaingan menuju posisi teratas Grup A.

Tantangan Berikutnya Bernama Malaysia

Setelah kemenangan atas Singapura, perhatian Indonesia kini beralih kepada pertandingan melawan Malaysia.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi skuad Garuda. Malaysia juga datang dengan modal kemenangan besar setelah menundukkan Bangladesh 3-0 pada laga pembuka Grup A.

Dengan kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin, pertandingan Indonesia vs Malaysia berpotensi menjadi duel penting dalam persaingan menuju posisi pertama grup.

Indonesia harus menjaga konsistensi permainan. Kemenangan atas Singapura memang memberikan awal positif, tetapi masih ada dua pertandingan fase grup yang harus dijalani.

Pertandingan melawan Malaysia akan berlangsung di SUGBK pada Senin, 28 September 2026. Setelah itu, Indonesia menutup fase grup dengan menghadapi Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Singapura:

Indonesia: 12-Maarten Paes (PG); 2-Kevin Diks, 20-Elkan Baggott, 23-Justin Hubner, 14-Joey Pelupessy, 17-Calvin Verdonk (18-Ivar Jenner 62′), 21-Dean James (22-Nathan Tjoe-A-On 46′), 8-Luke Vickery (5-Rizky Ridho 80′), 11-Ragnar Oratmangoen (19-Thom Haye 64′), 10-Ole Romeny (15-Rayhan Hannan 75′), 9-Mitchell Baker.

Pelatih: John Herdman.

Singapura: 1-Izwan Mahbud (PG); 3-Ryhan Stewart, 4-Nur Adam Abdullah (5-Raoul Suhaimi 90′), 14-Hariss Harun, 21-Safuwan Baharudin, 9-Farhan Zulkifli (18-Jacob William 62′), 13-Harhys Stewart, 20-Shawal Anuar (7-Song Ui-young 46′), 6-Kyoga Nakamura (22-Joel Chew 80′), 8-Shah Shahiran, 19-Ilhan Fandi (11-Glenn Kweh 61′).

Pelatih: Gavin Lee.

LAINNYA
x wownusantara